tak mungkin Ia keliru
meniupkan jiwa beserta perilaku
pada raga yang tak baku
lalu siapakah dia
pria yang tak ingin menjadi pria
atau wanita beraga pria
mungkinkah sebuah kodrat
atau malah sebuah amanat
bagi kaum yang sehat
tapi bila maksiat
sudah pasti itu laknat
berusaha untuk membela diri
bersama kawula hak azasi
keseharian begitu dinikmati
kontes menjadi ajang penegasan eksistensi
atau malah penjerumusan diri
lebih dalam lagi
akankah sadar atau kian lupa diri
jakarta, 26 des '09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar